Home
EXPLORE DESA DAYAK PAMPANG SAMARINDA
gallery5
share :

EXPLORE DESA DAYAK PAMPANG SAMARINDA

Kalimantan Timur tidak hanya mendunia dengan wisata bahari-nya, namun wisata budaya juga memiliki daya magis bagi wisatawan untuk menghabiskan waktu di salah satu provinsi di Kalimantan ini. Wisata budaya yang belakangan menjadi sorotan publik adalah budaya tarian adat suku Dayak yang berpusat di Desa Dayak Pampang Samarinda. Desa ini sekian lama menjadi objek wisata terutama bagi mereka yang menyukai wisata budaya sekaligus ingin mengenal seni daerah Suku Dayak. Desa ini wisatawan bisa menikmati tarian tradisional khas Suku Dayak di rumah adat Lamin Adat Pamung Tawai. Rumah adat yang megah penuh ukir-ukiran indah khas Dayak. Desa Pampang sendiri secara resmi menjadi desa budaya sejak tahun 1991 dan diresmikan oleh Gubernur Kalimantan Timur kala itu.
 
Secara rutin setiap pekan masyarakat lokal Desa Pampang mengggelar pertunjukan tarian adat Suku Dayak. Bagi wisatawan yang ingin menikmati sajian tarian adat tersebut bisa datang hari Minggu atau sehari sebelumnya, karena pagelaran ini hanya digelar setiap hari Minggu. Tarian adat Suku Dayak ini digelar di rumah adat yang disebut Lamin Adat Pamung Tawai. Rumah adat ini terbuat dari kayu Ulin dengan hiasan dan ukiran di hampir semua bagian dindingnya. Hal ini terlihat jelas dari dinding utama (backdrop) dipenuhi ukiran Dayak dengan warna hitam, putih, dan kuning yang dominan. Begitu juga dengan tiang penyangga rumah yang berdiameter dua meter dihiasi ukiran indah. Pada bagian atap yang terbuat dari kayu Sirap, terdapat ukiran kokoh di tengah dan sudut-sudutnya.
 
Budaya unggulan Desa Dayak Pampang Samarinda ini memang didominasi jenis tarian adat. Tercatat beberapa jenis tarian yang dapat dinikmati para wisatawan tiap hari Minggu, yaitu Tari Bangen Tawai, Hudoq, Kanjet Anyam Tali, Ajay Pilling, Kancet Lasan, Nyalama Sakai, Kancet Punan Lettu, dan masih banyak lagi. Uniknya sebelum salah satu tarian dimulai, pembawa acara akan menjelaskan makna dari tarian yang akan digelar. Contohnya Tarian Kanjet Anyam Tali yang menggambarkan perbedaan suku, budaya, bangsa, dan bahasa namun tetap satu. Semua tarian yang digelar di Desa Pampang ini melibatkan seluruh masyarakat tua maupun muda.
 

Tinggalkan Komentar