Samarinda, 5 September 2026 — Program Studi Pendidikan Fisika dan Program Studi Pendidikan IPA berkolaborasi menghadirkan kegiatan penyambutan mahasiswa baru yang inovatif dalam rangka Pengenalan Kehidupan Kampus bagi Mahasiswa Baru (PKKMB). Mengusung projek pembuatan ecoprint tanpa limbah (zero waste), kegiatan ini menjadi sarana untuk memperkenalkan kreativitas, penerapan sains, dan kepedulian terhadap lingkungan kepada mahasiswa baru.
Kegiatan ini diinisiasi dan dipandu oleh dua dosen, yaitu Atin Nuryadin, Ph.D. dan Nurul Fitriyah Sulaeman, Ph.D., yang bertindak sebagai pemateri utama. Dalam kegiatan tersebut, mahasiswa baru diperkenalkan pada teknik pounding, yaitu metode pemindahan pigmen alami dari daun dan bunga ke permukaan kain melalui proses pemukulan atau penumbukan.
Melalui projek ini, mahasiswa tidak hanya menghasilkan karya seni yang unik dan bernilai estetis, tetapi juga memperoleh pengalaman langsung dalam mengintegrasikan prinsip-prinsip sains, seni, dan keberlanjutan. Pemanfaatan bahan-bahan alami di sekitar menjadi bagian penting dari pembelajaran untuk menumbuhkan kesadaran bahwa sumber daya alam dapat diolah secara kreatif tanpa menghasilkan limbah yang berlebihan.
Suasana kegiatan semakin semarak dengan kehadiran mahasiswi asal Filipina yang sedang mengikuti SEA Teacher Program. Partisipasi mahasiswa internasional tersebut memberikan dimensi global pada kegiatan PKKMB, sekaligus membuka ruang interaksi, pertukaran budaya, dan berbagi pengalaman belajar. Mereka turut antusias mempraktikkan teknik pounding bersama mahasiswa baru.

Mahasiswa memamerkan hasil karya ecoprint pada kegiatan PKKMB 2026
Kolaborasi lintas program studi dan keterlibatan mahasiswa internasional ini mencerminkan komitmen untuk membangun lingkungan akademik yang interaktif, kreatif, berkelanjutan, dan berwawasan global. Melalui kegiatan sederhana namun bermakna ini, mahasiswa baru diajak memahami bahwa alam tidak hanya menjadi sumber belajar, tetapi juga dapat diolah menjadi karya seni yang bernilai.
Semangat “Dari alam kembali menjadi karya seni” menjadi pesan utama kegiatan ini dalam mendorong kreativitas, kepedulian lingkungan, serta karakter mahasiswa yang inovatif dan bertanggung jawab terhadap keberlanjutan bumi.