Loa Kulu, 25 September 2026 — Program Studi Pendidikan Fisika, Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP), Universitas Mulawarman (UNMUL) terus berkomitmen untuk berkontribusi dalam peningkatan kualitas pendidikan di Kalimantan Timur. Komitmen tersebut diwujudkan melalui kolaborasi penyelenggaraan Bimbingan Teknis (Bimtek) Pembelajaran STEM (Science, Technology, Engineering, and Mathematics) bagi guru di SMAN 1 Loa Kulu yang dilaksanakan selama dua hari, pada 24–25 September 2026.

Tim narasumber dan peserta Bimtek Pembelajaran STEM di SMAN 1 Loa Kulu
Kegiatan pada hari pertama, Kamis (24/9), diawali dengan pembagian peserta ke dalam enam tim. Selanjutnya, para peserta memperoleh pembekalan dari para dosen dan pakar pendidikan fisika Universitas Mulawarman. Dr. Abdul Hakim, M.Pd. bersama Nurul Wahdah, M.Pd. mengawali sesi dengan materi mengenai standar PISA (Programme for International Student Assessment). Materi kemudian dilanjutkan oleh Nurul Fitriyah Sulaeman, Ph.D. yang membahas konsep dan karakteristik pembelajaran STEM. Sementara itu, Atin Nuryadin, Ph.D. memberikan penguatan mengenai tahapan Engineering Design Process (EDP) sebagai salah satu pendekatan penting dalam implementasi pembelajaran STEM.
Setelah memperoleh pemahaman konseptual, para guru kemudian diarahkan untuk menerapkan prinsip-prinsip STEM melalui kegiatan berbasis proyek. Enam tim peserta dibagi menjadi tiga fokus proyek, dengan masing-masing tema dikerjakan oleh dua tim, yaitu inovasi energi, pembuatan terrarium, dan pemanfaatan pewarna alami.
Melalui kegiatan tersebut, peserta tidak hanya merancang produk, tetapi juga menyusun Lembar Kerja (LK), menentukan langkah penyelesaian masalah, mengembangkan produk, serta mendokumentasikan prosesnya sesuai dengan prinsip STEM dan Engineering Design Process (STEM-EDP). Kegiatan ini mendorong peserta untuk mengintegrasikan aspek sains, teknologi, rekayasa, dan matematika dalam suatu pengalaman belajar yang kontekstual dan aplikatif.

Salah satu hasil proyek peserta berupa produk berbasis pemanfaatan pewarna alami.
Puncak kegiatan dilaksanakan pada Jumat (25/9) melalui agenda microteaching. Dalam sesi ini, masing-masing tim mendemonstrasikan rancangan pembelajaran dan proyek yang telah dikembangkan di hadapan peserta lainnya. Para guru juga mempraktikkan bagaimana proyek dapat diintegrasikan ke dalam pembelajaran di kelas sehingga peserta didik tidak hanya memahami konsep, tetapi juga terlibat dalam proses merancang, mencoba, menguji, dan memperbaiki solusi.
Menariknya, berbagai alat dan bahan yang digunakan dalam kegiatan praktik dipersiapkan secara mandiri oleh para guru. Hal tersebut menunjukkan antusiasme dan keterlibatan aktif peserta selama mengikuti rangkaian Bimtek.
Kegiatan penutupan juga dihadiri oleh Pelaksana Tugas (Plt.) Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Kalimantan Timur, Armin, S.Pd., M.Pd. Kehadiran beliau menjadi bagian penting dalam rangkaian kegiatan sekaligus menunjukkan dukungan terhadap penguatan kompetensi pendidik dan pengembangan pembelajaran inovatif di Kalimantan Timur.
Melalui Bimtek selama dua hari ini, Prodi Pendidikan Fisika UNMUL berharap para guru memperoleh pengalaman dan keterampilan yang dapat diterapkan secara berkelanjutan dalam pembelajaran. Integrasi STEM dan Engineering Design Process diharapkan dapat membantu guru menghadirkan pembelajaran yang lebih kontekstual, kolaboratif, kreatif, dan berorientasi pada pemecahan masalah, sekaligus mendukung pengembangan keterampilan peserta didik dalam menghadapi tantangan masa depan.
Kegiatan ini menjadi salah satu bentuk nyata kontribusi Prodi Pendidikan Fisika FKIP Universitas Mulawarman dalam memperkuat kolaborasi antara perguruan tinggi dan satuan pendidikan, khususnya dalam mendorong inovasi pembelajaran sains di Kalimantan Timur.
berita Dani